LPPM STT Bethel Indonesia Ikuti Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi
- Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia

- May 21
- 2 min read
JAKARTA — Dalam rangka mewujudkan visi pendidikan tinggi teologi yang transformatif dan berdaya saing global, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel Indonesia, Jakarta, terus memperkuat kapasitas riset dan literasi akademiknya. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, delegasi LPPM STT Bethel Indonesia berpartisipasi aktif dalam pelatihan intensif bertajuk "Tips & Tricks Tembus Jurnal Internasional Bereputasi".

Kegiatan strategis ini diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting oleh Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Pengda Jawa Tengah, dan dihadiri oleh para akademisi serta peneliti dari berbagai institusi.
Tampil sebagai narasumber utama adalah pakar publikasi ilmiah, Prof. Dr. Sonny Eli Zaluchu, DSA. Dalam pemaparannya, Prof. Sonny memberikan diseminasi keilmuan yang komprehensif, menitikberatkan pada tiga pilar utama publikasi internasional: konstruksi substansi, penguatan metodologi dan teori, serta etika pemanfaatan teknologi modern.
Secara spesifik, Prof. Sonny menekankan pentingnya prinsip O-N-S (Originality, Novelty, Significance) dalam merancang riset. Sebuah karya ilmiah, khususnya dalam diskursus teologi dan ilmu terapan lainnya, tidak hanya dituntut untuk memiliki keaslian ide, tetapi juga harus membawa kebaruan yang nyata dan signifikansi yang kuat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di ranah global.
Lebih lanjut, pelatihan ini juga membedah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di era digital. Penggunaan AI didorong sebagai alat bantu (partner) guna mendukung proses penulisan yang efisien, dengan catatan mutlak: harus digunakan secara etis, bertanggung jawab, dan melalui proses verifikasi manual guna menjaga integritas akademik.

Manifestasi Budaya Unggul dan Panggilan Teologis
Bagi STT Bethel Indonesia, keikutsertaan dalam forum akademik ini melampaui sekadar pemenuhan beban kerja dosen atau kewajiban administratif tridarma perguruan tinggi. Ini merupakan bagian dari panggilan teologis untuk menghadirkan suara kritis, reflektif, dan alkitabiah di tengah percaturan pemikiran global.
Kehadiran tim LPPM dalam pelatihan ini dinilai telah memberikan penguatan yang signifikan bagi pengembangan kapasitas kelembagaan. Materi yang dibagikan tidak hanya mempertajam pemahaman teknis mengenai seluk-beluk submission jurnal ilmiah bergengsi, tetapi juga memperteguh komitmen institusi.
“Pelatihan ini memperkuat komitmen LPPM dalam membangun dan menghidupi budaya unggul di STT Bethel Indonesia Jakarta. Riset dan publikasi akademik internasional yang bereputasi adalah sarana kesaksian intelektual kita kepada dunia,” demikian sari pati dari tujuan keikutsertaan delegasi dalam acara tersebut.
Melalui sinergi dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan ini, STT Bethel Indonesia Jakarta optimis dapat semakin banyak melahirkan karya-karya teologis dan akademis yang menembus jurnal-jurnal terindeks global. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada pengembangan ilmu teologi yang kontekstual, solid secara metodologi, dan berdampak luas bagi gereja serta masyarakat.


Comments