top of page

Rapat Kerja 2026 H2 - Pemaparan Program Tiap Biro & Prodi

Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, STTBI melanjutkan agenda Rapat Kerja hari kedua di Ruang 202, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Fokus utama pada hari ini adalah pemantapan standar etika institusional, digitalisasi sistem informasi, serta penajaman target operasional setiap Program Studi untuk tahun anggaran 2026.


1. Integritas dan Etika: Biro Komite Etik dan Integritas Akademik (BKEIA)

Secara filosofis, pendidikan teologi harus berpijak pada kejujuran intelektual dan moralitas yang absolut. Dr. Johni Hardori menekankan bahwa dosen dilarang keras memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan pribadi.

  • Zero Mistake: Institusi menetapkan target zero mistake dalam aspek etika. Jika terjadi pelanggaran, mekanisme yang ditempuh adalah pemanggilan langsung untuk pemberian nasihat, teguran, atau konsekuensi, bukan sekadar melalui pesan singkat.

  • Standardisasi: Diperlukan pedoman, sosialisasi, serta pernyataan kesanggupan yang disertai sanksi tegas bagi seluruh sivitas akademika.

  • Rekomendasi Jabatan: BKEIA akan menjadi instrumen penentu dalam memberikan rekomendasi bagi dosen yang mengajukan promosi jabatan fungsional (Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar).


2. Efisiensi Operasional: Sekretaris Umum dan Perpustakaan

Keunggulan akademik harus didukung oleh ketersediaan sumber daya dan sistem informasi yang terintegrasi.

  • Digitalisasi SEVIMA: Sekretaris Umum mengarahkan sentralisasi seluruh data ke sistem SEVIMA. Diputuskan akan adanya jadwal sosialisasi berkala agar seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki kompetensi dalam mengoperasikannya.

  • Biro Perpustakaan: Pengembangan perpustakaan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan riset terkini dengan dukungan materi yang relevan.


3. Dinamika dan Visi Program Studi (S-1 PAK, S-1 Teologi, S-2 Teologi)

Setiap program studi didorong untuk memiliki keunikan (distingsi) yang menjawab tantangan zaman melalui penguatan kurikulum berbasis kompetensi digital dan global.

  • S-1 PAK: Menargetkan penerimaan 60 mahasiswa baru. Fokus utama diarahkan pada pembentukan karakter dan keterampilan public speaking agar lulusan siap pakai di gereja dan masyarakat.

  • S-1 Teologi: Menargetkan 80 mahasiswa baru. Fokus utama adalah pembenahan data Sister dosen serta strategi rekrutmen melalui kerja sama dengan SMTK dan BPD GBI.

  • S-2 Teologi: Menargetkan 40 mahasiswa baru. Salah satu keputusan penting adalah pembentukan Writing Centre untuk meningkatkan kualitas tulisan ilmiah mahasiswa. Selain itu, orang tua mahasiswa akan diberikan akses ke SEVIMA untuk memantau perkembangan akademik.


Rapat ditutup dengan arahan dari Ketua Yayasan, dr. Josafat Mesach, yang menekankan pentingnya sinergi antara STTBI dengan potensi diaspora dan alumni melalui program "Sahabat STTBI" untuk mendukung stabilitas ekonomi institusi. Secara teologis, kurikulum STTBI diarahkan tidak hanya untuk mencetak teolog akademis, tetapi juga perintis gereja yang handal untuk mendukung visi perluasan pelayanan gerejawi



Comments


Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia

Jl. Petamburan IV No.5, RT.1/RW.4, Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10260

  • Whatsapp
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • TikTok

More Info : WA (+62) 813-8892-0117

©2023 by Bethel Digital Creator. 

Servire Cum Virtute Spiritus Sancti

To Serve with the power of Holy Spirit

bottom of page